MUHAMMAD S.A.W BERSAKSI BAHWA ISA ALMASIH ADALAH HAKIM YANG ADIL
Dalam Hadits Shahih Muslim no. 127 dan Hadits Shahih Bukhari no. 1090 (lampiran ke-2), dikatakan:
Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah s.a.w, bersabda:
“Demi Allah yang jiwaku di tanganNya, sesungguhnya telah dekat masanya ‘Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil, akan dihancurkan salib, dibunuhnya babi,, dihapuskannya pajak, dan kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorang pun lagi yang bersedia menerima pemberian”.
Dalam Hadits ini Muhammad s.a.w bersaksi dengan sumpah, bahwa Isa putera Maryamlah (Yesus Kristus) yang akan datang sebagai Hakim Yang Adil, yang akan menghancurkan salib; maksudnya Dia akan menghancurkan laknat (kutuk); karena salib dahulunya merupakan lambang kutuk, namun setelah peristiwa penebusan di kayu salib yaitu dengan menjadikan diriNya (Yesus Kristus) yang tidak berdosa, dibuat menjadi berdosa karena menanggung semua dosa ummat manusia, supaya ummat manusia yang percaya kepadaNya tidak mengalami penghukuman; sehingga kini salib menjadi lambang keselamatan; karena di salib itulah puncak kasih Allah dan keadilah Allah dinyatakan. Setiap pelanggaran atau pemberontakan terhadap ketetapan (perintah) atau firman Allah adalah dosa. Karena keadilannNya, maka setiap pelanggaran terhadap firmanNya harus dihukum; tetapi karena Allah sangat mengasihi manusia, yang merupakan makhluk yang serupa dan segambar denganNya, maka manusia yang seharusnya menerima penghukuman, digantikan (substitusi) posisinya oleh Firman yang telah menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus, yakni dengan menyerahkan diriNya secara sukarela untuk mati di kayu salib, supaya penghukuman atas dosa dinyatakan di dalam diriNya; dibunuhnya babi, maksudnya dilenyapkanNya kenajisan; dihapuskanNya pajak, makdusnya orang yang letih lesu dan berbeban berat akan diberiNya kelegaan; dan kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorang pun lagi bersedia menerima pemberian, maksudnya akan diuhapuskanNya kemiskinan. Dia rela menjadi miskin, sekalipun Dia Maha Kaya, supaya orang beriman dan yang berharap kepadaNya menjadi kaya oleh karena kemiskinanNya
DIarsipkan di bawah: Agama, Buddha, Hindu, Katolik, Kristen Protestan, Religion, dakwah, islam, misi | Ditandai: Agama, editorial, isa almasih, kesaksian, Muhammad s.a.w, opini

Penjelasannya aku kok bingung ya…maksudnya apa Nabi Isa menghancurkan salib terus tiba-tiba Dia menjadi Tuhan?? karena Nabi Isa itu manusia, makanya dia menghancurkan salib (lambang kekafiran) biar gak disembah..terus maksudnya apa an “Dia rela menjadi miskin, sekalipun Dia Maha Kaya, supaya orang beriman dan yang berharap kepadaNya menjadi kaya oleh karena kemiskinanNya” tambah bingung aku…??
Ya, anda bingung karena kurang wawasan. Mari cermati dan tidak komentar yang asal. Kalau anda mengunjungi situs ini cuma untuk komentar, walhasil anda sama dengan para orang fasik yang hanya menyelidiki kitab tanpa membuka diri. Mari buka Injil. Saya dulu mualaf. Namun Tuhan Yesus panggil saya kembali. Puji Tuhan. Anda tahu persis siapa Yesus. Dan dari segenap tulisan ini, anda sudah tahu Dia. Maka kebenaran ini takkan pernah hilang dari kehidupan anda. Percayalah. Anda menyangkal, namun semakin anda menyangkal, semakin itu benar.
Al Masih berarti Mesias atau Masyioth (dalam bahasa Arab) yang sama artinya dengan Kristus. Anda percaya itu kan? Tuhan berkati pergumulanmu.
Mematahkan salib maksudnya adalah = sekarang banyak oRang atau bahkan orang yg ngaku pengikut yesus yg malah menyembah salib yesus, patung yesus, patung maria dsb. padahal yang harus disembah adalah Yesus bukan patunfnya seperti dalam Alquran Annisa:172
“Al Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah, dan tidak (pula enggan) malaikat-malaikat yang terdekat (kepada Allah)[386]. Barangsiapa yang enggan dari menyembah-Nya, dan menyombongkan diri, nanti Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.”
jadi sekarang aku tahu maksud Yesus mematahkan salib adalah mematahkan para penyembah berhala…
sekarang mari membuka diri apakah Kita udah menyembah ALLAH yg benar????
aku doakan saudara bersama saudara-saudara aku diseluruh dunia yg percaya dan meyakini ALLAh yg benar yaitu sang Juruselamat.
Tambahan inFormasi silahkan
klik
http://www.scribd.com/doc/17424774/hadis-KebenaRan-YESUS
Tuhan Memberkati
salib adalah lambang dosa atau maut. Yesus datang untuk mematahkan salib=menyelamatkan orang2 yang percaya Kepada-NYA…
Babi merupakan hewan Rakus melambangkan dunia=melambangkan kuasa iblis=Membunuh Babi=mengalahkan kuasa dunia=mengalahkan iblis
Aku Percaya ENGKAU adalah TUHAN dan Juruselamatku
Terimakasih TUHAN YESUS
HaLeLuya
Nabi Isa Al-Masih turun (dlm bahasa Arab Nazala/nuzuul bs berarti juga datang tdk mesti turun dari atas/langit ke bawah) sebagai hakaman adalan/ hakam yg adil bukan Tuhan.
Hendaknya hadis/kabar mengenai sabda/perkataan Nabi Muhammad s.a.w. tdk dipaksakan dicocok-cocokan dengan teologi Kristen nanti cenderung blunder bahkan pertentangan yg rumit.
Dalam hadis Bukhori dan Muslim ada perkataan serupa: “Kaifa antum idza nazala ‘Isa ibnu maryama fiikum wa imaamukum minkum”
“Kaifa antum idza nazala bnu maryama fiikum wa ammakum minkum.”
Isa atau petera Maryam itu fiikum (dari golongan kamu/Muslim) wa imaamukum (imam kamu) minkum (dari kamu)
Jadi ia manusia muslim yg diangkat Allah sebagai Imam dan Hakam dibwah ajaran Islam.
Ayat-ayat Alquran & Hadist Tentang Nabi Isa
Di dalam perenungan aku menemukan sebuah kesimpulan, bahwa semua Pengikut Isa Almasih (YESUS) sudah menerima anugerah keselamatan. Sedangkan aku masih terus berdoa siang dan malam meminta-minta untuk diberi keselamatan. Dari situ aku bertambah semangat untuk mengkaji lebih dalam pernyataan ayat-ayat Al Qur’an. Mulai dari surat Al Faatihah sampai surat An nas. Dimana penekanan surat Al Faatihah terletak pada ayat 5 dan 6, yang mana manusia diperintahkan untuk menyembah dan meminta pertolongan hanya kepada Allah saja, supaya manusia diberi hidayah (petunjuk) Allah kejalan yang lurus.
“Iyyaa kana ‘budu wa iyya kanasta ‘iin Ihdinassh shroo thol mustaqiim”
“Hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan tunjukilah kami jalan yang lurus.” Qs. 1:5-6
Aku teruskan membaca Al Qur’an ayat demi ayat, surat demi surat aku temukan jawabannya yang berbunyi:
Az Zukhruf 43:61-63
“wa innahu la ilmul lisaati fala tamtarunna biha wattabi un, hadzaa shiraatum mustaqiim.”
61. Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.
62. Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh syaitan; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
63. Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: “Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) Ku”.
Di situ Al Qur’an menyatakan bahwa Isa memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Selain itu juga menurut ayat tersebut, kita semua harus bertakwa kepada ALLAH dan Taat Kepada ISA ALMASIH.
Timbul pertanyaan dalam hatiku: “Bukankah hanya Allah SWT yang mengetahui tentang hari kiamat itu?” Sebab kalau menurut pernyataan Al Qur’an Surat Luqman, ayat 34 bahwa pengetahuan tentang hari kiamat itu hanya di sisi Allah.
“Innallaha ‘indahu ‘ilmussa ‘ati wa yunazzilul ghoitsa…”
“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan Hari Kiamat itu…” Qs. Luqman 31: 34
Tapi mengapa Isa juga mengetahui, lalu siapakah sebenarnya sosok manusia yang bernama Isa itu?
Untuk mengetahui lebih lanjut siapakah sebenarnya Isa Almasih itu, aku bolak-balik membaca Al Qur’an. Lalu di saat aku membaca surat Ali Imron 3:45, disitu ketemukan jawaban yang bunyinya demikian:
“idz qolatil malaikatu ya maryama innalloha yubasysyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu maryama wajihan fiddunya wal akhiroti wa winal muqarrobin”
“Ketika Malaikat berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat dari pada-Nya namanya Al masih Isa Putra Maryam. Seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang yang terdekat dengan Tuhan”.
Qs. 3:45
Aku merasa tersentak melihat pernyataan ayat di atas itu, mata rohani aku semakin menyadari dan memahaminya. Karena dengan jelas dan tegas ayat itu mengatakan bahwa Isa dalam pra keberadaan-Nya atau sebelum ada di dalam kandungan Maryam adalah Kalam atau Firman dari Allah. Kata Almasih artinya yang diurapi, yang ditahbiskan atau yang dinobatkan, serta diikuti dengan kata Wajihaan fiiddunyaa wal akhirah, yang artinya terkemuka di dunia dan di akhirat. Jadi secara tersirat dan tersurat ayat ini menyatakan bahwa Isa itu pada hakikatnya adalah Firman Allah yang menjadi manusia diurapi dengan status kedudukan terkemuka di dunia dan di akhirat
Pertanyaannya, siapakah oknum yang punya kedudukan dan kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat kecuali Allah SWT. Lalu, siapakah sebenarnya Isa itu? Sebab tidak manusia, nabi, rasul sampai malaikat pun yang punya kedudukan atau kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat. Aku dibuat semakin bertanya-tanya dan akhirnya aku temukan juga jawabannya dalam Surat An Nisaa 4:171 yang aku ambil pointnya saja demikian bunyinya:
“Innamaal masiikhu Isabnu maryama Rasulullah wa kalimatuhu al qohaa ilaa maryama wa rukhu minhu”. Artinya: “Sesungguhnya Almasih Isa Putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam, dan Roh dari-Nya”. Qs. 4:171
Dari sini bisa aku simpulkan bahwa ayat di atas menyatakan Isa Almasih itu utusan Allah, Isa Almasih itu Firman Allah, Isa Almasih itu Roh Allah, ayat itu juga didukung Hadits Shahih Bukhari (HSB) 1496 dan Hadits Anas Bin Malik hal. 72:
Isa faa innahu Rohulullah wa kalimatuhu.
Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Kalam Allah.
QS. Annisa:172
172. Al Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah, dan tidak (pula enggan) malaikat-malaikat yang terdekat (kepada Allah). Barangsiapa yang enggan dari menyembah-Nya, dan menyombongkan diri, nanti Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.
Dari ayat Quran diatas, aku makin yakin kalau ISA ALMASIH adalah memang ROH ALLAH dan KALAMULLAH yang menjadi manusia. Sehingga semua orang bahkan semua makhluk di duniapun HARUS MENYEMBAH ISA ALMASIH sebagai TUHAN dan JURU SELAMAT.
Disamping itu aku juga membaca pernyataan Hadits Shokhih Muslim dan Hadits Shokhih Bukhori yang mengatakan:
“Wal ladzi nafsi bi yadihi layusyikanna ayyanzila fi kumubnu maryama hakamam muqsithon”
“Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu. Dia akan menjadi Hakim yang adil.”
HSM 127, HSB 1090
Kembali timbul sebuah pertanyaan lagi dalam hatiku, “Siapakah sebenarnya Isa Al Masih itu?” Karena kalau menurut pernyataan di dalam Al Qur’an, bahwa Allah itulah Hakim yang seadil-adilnya.
Qs. At Tiin 95:8
“Alaysallahu bi akh khamil khakhimin”
“Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya”
Walaupun semuanya itu sudah jelas, tetapi aku tetap belum mau mempercayai dan mengimani Isa Almasih (Yesus) itu adalah Tuhan dan Juruselamat aku. Karena masalah keyakinan, kepercayaan dan keimanan, tidak segampang orang membalikkan telapak tangan langsung terima dan diaminkan atau tidak semudah orang yang beli jajan di pinggir jalan langsung ditelan jadi kenyang. Tetapi ini masalah hati nurani yang suci, maka membutuhkan pencerahan, penerangan Sang Ilahi Yang Maha Suci supaya hati nurani ini dapat mengambil suatu keputusan untuk menyatakan keberanian tentang kebenaran yang datang dari Tuhan Pencipta dan Penguasa Semesta Alam.
Maka untuk mendukung dan memperkuat semuanya itu aku langsung terus untuk mengumpulkan data-data yang bersumber dari Al Qur’an maupun Hadits yang berkaitan dengan kesaksian dan pengakuan mengenai pernyataan tentang Isa Almasih itu:
Dalam Al Qur’an Dalam Hadits:
1. Qs. 19:19
Isa Al Masih seorang anak laki-laki yang suci. 1. HSB. 1496
Isa itu utusan Allah, Kalam Allah, Roh Allah.
2. Qs. 19:21
Isa Al Masih sebagai tanda bagi manusia dan rahmat dari Tuhan. 2. HSB. 1090
Isa akan turun menjadi Hakim yang adil.
3. Qs. 3:46, 5:19, 20, 110:
Isa Al Masih semasa dalam buaian dan ayunan sudah bisa berbicara dengan manusia.
3. H. Anas bin Malik hal. 72
Isa Roh Allah dan Kalam Allah
4. Qs. 19:31
Isa Al Masih seorang yang diberkati Allah dimana saja berada.
4. HSM Jilid I hal. 74
Isa adalah Iman Mahdi dan Hakim yang adil
5. 3:49, 5:110
Isa membuat burung, menyembuhkan orang buta sejak lahir, menyembuhkan penyakit
sopak (lepra) dan menghidupkan orang mati.
5. H. Ibnu Majah:
Tidak ada Imam Mahdi selain Isa putra Maryam.
6. Qs. 3:45
Isa adalah Kalam Allah, terkemuka di dunia dan di akhirat.
7. Qs. 4:171
Isa Al Masih utusan Allah, Kalam Allah dan Roh Allah.
8. Qs. 21:91
Isa dan ibunya dijadikan tanda yang besar bagi semesta alam.
Dengan dukungan dan pernyataan beberapa ayat-ayat Al Qur’an dan Hadits perasaan aku seperti disinari dengan pancaran terang kebenaran untuk terus melangkah menuju “Jalan Keselamatan”. Tetapi ada satu hal yang membuat aku berat melangkah untuk berjalan terus menuju ke puncak keputusan, yaitu masalah amal yang selama ini sudah aku kumpulkan sejak dari awal dengan jerih payah ibadah yang melelahkan dan memakan kurun waktu yang cukup panjang. Sebab menurut ajaran agama Islam, apabila orang itu sudah murtad (keluar) dari agama Islam segala amal ibadahnya akan musnah terhapus. Padahal bekal untuk menuju kehidupan kekal harus disertai dengan banyak amal.
Dari sini aku kembali dihantui perasaan takut, kuatir, keraguan, kebimbangan dan kebingungan. Aku lantas terus kembali buka-buka Kitab Hadits dan Al Qur’an. Pada saat membuka Hadits Shohih Muslim, aku temukan jawaban persoalan amal yang sangat melegakan dan memuaskan di HSM no. 2412-2414 yang menjelaskan dengan gamblang yaitu:
” ‘Anjaabir qaala sami’tun nabiyya sholallahu ‘alaihi wa sallam yaquulu: laa yud khilu akhadan minkum ‘amluhul jannah, wa laa yujiiruhu minannaar. Wa laa anaa. illa birakh matin minallah”
HSM 2412-2414 : ” Dari Jabir r.a katanya dia mendengar Nabi Saw. bersabda:
“Bukan amal seseorang yang memasukkannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka”
Dan Al Qur’an pun juga menyatakan dengan jelas yaitu Qs. 44:40-42,
“Inna yaumal fashli miiqaatuhum ajma ‘iin”
“Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya” Qs. 44:40
“Yauma laa yuqhnii maulan ‘anmaulan syaian walaahum yunsharuun”
“Yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan” Qs. 44:41
“Illa man rrakhimallahu innahu huwal ‘aziizurrokhiim.”
“Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.” Qs. 44:42
Kesimpulannya Qs. Ad Dukhaan ayat 40-42 menyatakan:
Pada hari keputusan (penghakiman, pengadilan) tak seorangpun kerabat yang bisa memberi manfaat (pertolongan) kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah.
Ternyata menurut pernyataan Qs. 19:21
Bahwa Isa itulah yang dijadikan tanda bagi manusia dan sebagai RAHMAT dari Tuhan.
“Qaala kadzaliki qaala rabbuka huwa ‘alayya hayyinum wa linaj ‘alahu, ayatanllinnaasi…”
Qs. Maryam 19:21″Jibril berkata: Demikianlah Tuhanmu berfirman, “Hal itu adalah mudah bagiku: dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami: dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.”
semoga TUHAN membukakan Mata Rohani kamu….aku percaya TUHAN akan membimbing kamu dalam memnemukan jalan Kebenarandan Keselamatan itu yaitu ISA ALMASIH=YESUS KRISTUS
mantan pengikut muhammad
saya ajak anda gabung diFB saya: fatwa.guru@gmail.com