—– Original Message —–
From: Wensislaus Fatubun
To: Pineleng@yahoogroup s.com
Sent: Sunday, July 26, 2009 5:09 PM
Subject: [Pineleng] Target…Papua 2016 menjadi daerah muslim terkaya
Dari Milis tetangga
Sore ini aku mndapatkan SMS dari seseorang Pastor yang tak perlu aku sebutkan Namanya, yang jelas Beliau mempunyai hubungan yang sangat baik dengan Jaringan Nasional Kerukunan Umat Beragama di Indonesia.
Isi SMS nya begini :
“Sebuah Kapal dengan 1.500 Ulama dan membawa 55.000 Al Quran pada tanggal 29 Juli akan menuju ke Papua, mendukung Program MUSLIM PAPUA CARE dan Gerakan Dakwah di Papua. “
jika hal ini bukan sebuah isue belaka maka apa yang di targetkan oleh Saudara dari Pagar Seberang telah mulai di jalankan yaitu menjadikan Papua sebagai Daerah Misi Islamisasi dengan target 2016 Papua bukan lagi sebagai Basis Kristiani tetapi betul-betul menjadi daerah Islam yang paling kaya..
Targetnya sudah bisa di tebak, jika Papua telah beralih status menjadi basis Muslim maka dengan kekayaan yang di miliki oleh Papua maka tidak mustahil suatu saat nanti Indonesia dapat menjadi Negara Muslim terbesar di Dunia….. Kebayang gak…??????
Inilah keprihatian saya sebagai anak kelahiran Papua yang bukan Orang Asli Papua, kenapa????
Karena sampai saat ini sepertinya ancaman ini belum di sadari oleh Saudara-saudaraku yang lain, kami masih berkutat dengan bagaimana cara mempertahankan hidup untuk esok.
Ada beberapa cara yang mereka pergunakan untuk menjalankan misi mereka saat ini yang betul-betul tersamar yaitu dengan menguasai sektor ekonomi riil, kebanyakan pedagang Sembako dan Kelontong di daerah perkotaan maupun pelosok adalah Kaum Muslim, baik dari Makassar, Jawa, dan sebagian suku lain yang bau Muslim.
Ini hanya catatan kecil saya tentang bagaimana geliat usaha Islamisasi Papua 2016 telah mulai dijalankan.
Membaca email di atas, saya kemudian coba cari di google, silahkan
rekan-rekan sekalian cek tentang hal ini di:
http://iklan. eramuslim. com/2008/ papua_muslimcare /
DIarsipkan di bawah: Agama, Katolik, Kristen Protestan, Religion, berita, dakwah, informasi, islam, misi

apa yang perlu diprihatinkan?
Saya Katolik juga, namun tidak menganggap isu di atas perlu dicemaskan. Memang kenapa jika ada orang yang pindah agama? Salahkah? Kalau mereka memang mengimani hal itu dari kesadarannya sendiri, buat saya tidak masalah.
Agama adalah persoalan iman personal, bukan persoalan politik dan ekonomi.
Juga, kata siapa Papua adalah basis Kristiani? Sudah bukan zamannya membangga-banggakan identitas agama sendiri.
http://hirekaeric.wordpress.com/
visit my blog again
http://jerzz.wordpress.com/
http://blackercomputerz.wordpress.com/
jika ingin tukeran link konfirmasi di blog saya y…
EMG KNAPA KALO masyarakat papua menjadi muslim……
saya nih orang asli papua yg beragama islam,,,,, tidak sepantasnya saudara menuliskan hal itu…….
setiap manusia di dunia ini mempunyai kebebasan beragama
bagi saudara2ku di papua, bukalah mata kalian dan pasang telinga kalian sebaik mungkin. kita mestinya bersatu bukannya saling bantah. al-quran menyebutkan bahwa kafir musti dibantai (QS 9:5 , QS 9:29 , QS 8:39). kelak mereka akan memaksa kita pindah agama atau mati. bahaya sudah di depan mata dan kita musti kompak mulai sekarang. HIDUP PAPUA TERCINTA….!!!!
komentar2 diatas pasti berubah seandainya beritanya diganti menjadi “1 kampung di jawa barat dibaptis menjadi Kristen”, atau yang lebih seru lagi “Gubernur Jawa Timur terima Yesus”.
justru teman2 Papua disana yang harus hati2 dengan muslim2 ini, datang dengan senyum tapi dengan maksud lain di hati!!
waspadalah…waspadalahh!!
kalau menganut agama kristen saja watak teman kita di papua itu sudah terkenal dengan keras dan ganas, saya rasa kalua mereka menjadi agama tetangga maka akan menjadi pembawa bom dan beringas.
papua tunjukkan dirimu sebagai mutiara hitam di Indonesia yang taat akan ajaran Tuhan Yesus.