“Jangan sederhanakan penanganan masalah terorisme sekadar dengan formalitas jilbab, janggut dan aktifis masjid,” kata Hidayat seusai penandatanganan serah terima pengembalian aset Sekjen MPR RI dan aset pemerintahan Pemprov Jabar, di Gedung Sate, Kamis (20/8/2009)
“Karena teroris bisa berlaku dengan wajah apapun,” sambung Hidayat.
Ia menambahkan, dengan cara seperti itu justru akan makin membuat teroris menang karena merasa berhasil memecah belah bangsa, sehingga saling memunculkan rasa curiga dan menuduh di antara masyarakat.
“Kemudian buat orang takut ke Masjid dan anak mudanya memilih untuk tidak ke masjid daripada dicap teroris dan memilih hidup hedonis,” ia mencontohkan.
Hidayat mengatakan, aparat dan seluruh pihak diimbau untuk lebih berhati-hati dalam penanganan masalah teroris agar tidak muncul kecurigaan dan saling menuduh.
DIarsipkan di bawah: Agama, Religion, berita, informasi, islam, politik | Ditandai: Agama, berita, editorial, hadits, hidaya nur wahid, islam, janggut, jilbab, teroris
